Ternak Tokek

Tokek

User Rating: / 3
PoorBest 
Ternak Tokek - 4.0 out of 5 based on 3 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Ternak Tokek

Gecko Leopard

Kenapa harus Ternak Tokek. Saat ini tokek bisa di bilang sebagai hewan fenomenal, bagaimana tidak. Harga tokek untuk ukuran di atas 4 ons lebih di hargai hingga Rp 500 juta lebih, lebih mahal dari hewan kesayangan manapun termasuk ikan arwana yang sejak dulu sudah di kenal dengan harganya yang tinggi. Untuk urusan harga tokek ini memang belum pasti benar, ada yang sudah percaya ada juga yang tidak percaya. Walau begitu saya secara pribadi percaya bahwa tokek bisa di hargai dengan sangat mahal, buktinya adalah yang di alami teman saya yang membantu menjualkan seekor tokek batu. Tokek batu tersebut mempunyai berat seandar 2,15 kg di bayar sebesar Rp 1,3 Milyar oleh seorang pengusaha asal samarinda. Saya sendiri cuma bisa geleng geleng kepala, untuk apa coba?

 

Mahalnya harga tokek ini membuat banyak orang berharap mendapat durian jatuh dari tokek, tokek di cari dan diburu hingga ke hutan hutan dan pedesaan di pedalaman. Tapi nyatanya tokek dengan berat diatas 3 ons itu sulit di dapat, padahal banyak orang yang sudah menelantarkan pekerjaan dan keluarga mereka hanya untuk berburu tokek. Orang yang membeli tokek dengan harga selangit umumnya percaya bahwa tokek ini membawa keberuntungan dan fengshui, namun bagi anda Gecko merupakan reptil yang excotix dan indah. Namun tentu saja anda tidak perlu memburu atau membeli gecko dengan harga selangit sebagai binatang peliharaan anda, cukuplah mencari tokek kecil yang harganya wajar dan terjangkau.

Karena sulitnya memperoleh tokek dengan bobot di atas 3 ons ini, banyak orang yang mulai berpikir tentang Ternak Tokek. Harapannya adalah gecko hasil Ternak Tokek mereka mencapai berat ideal untuk di jual, sebab uang ratusan juta rupiah menanti di depan mata. Masalahnya Ternak Tokek itu tidak semudah yang di bayangkan, banyak orang yang gagal dalam Ternak Tokek. Keadaan gecko yang stress, tidak mau makan sampai akhirnya malah menjadi kurus kering padahal yang di inginkan tokek menjadi gemuk banyak di temukan pada para peternak tokek, ditambah lagi biaya makan tokek yang juga lumayan besar.

Ternak Tokek merupakan hal yang gampang gampang susah, kurangnya informasi mengenai cara Ternak Tokek membuat banyak peternak gagal dan kembali beralih menjadi pemburu tokek. Umumnya masyarakat lebih menyukai menangkap gecko dari alam liar. Berikut ini ada beberapa tips cara Ternak Tokek yang bisa membantu anda dalam Ternak Tokek, semoga berhasil.

Ternak Tokek

1. Bibit Tokek

Bibit tokek yang bagus untuk ternak tokek adalah tokek hasil tangkapan alam yang berbobot seandar 100 gram, dengan bobot seperti ini lebih mudah untuk membesarkan tokek. Harga bibit tokek sebesar inipun belum terlalu tinggi, hanya seandar Rp 100.000 sampai Rp 200.000. Walau begitu anda juga bisa memakai tokek dari kecil atau bibit hasil reproduksi tokek yang anda miliki. Bagi pehobies, memelihara gecko dari kecil justru lebih mengasikkan.

2. Kandang

Anda bisa menggunakan aquarium sebagai kandang gecko, gunakan aquarium dengan ukuran seandar 20 - 30 galon. Tutup bagian atas aquarium menggunakan kawat jala dengan ukuran mesh kecil. Gecko tidak mempunyai toe pad untuk memanjat kaca dan juga tidak dapat melompat, anda juga bisa membuatnya dari papan lunak untuk kandang gecko. Tokek betina bisa di satukan dalam satu kandang dengan tokek jantan asalkan ukuran mereka relatif sama , tetapi untuk tokek jantan dewasa tidak boleh di satukan dengan jantan lain karena bisa saling berebut makanan dan saling membunuh. Tokek jantan hanya boleh di kandangkan bersama dengan beberapa tokek betina setelah memiliki bobot lebih dari 45 gram dan berukuran sama.

Bagi gecko yang anda kandangkan bersama, perlu sering di perhatikan terutama ukuran tubuhnya. Karena bisa jadi satu gecko mempunyai ukuran yang lebih besar dari yang lain dan mengalami pertumbuhan yang lebih cepat, bila di dapati terdapat tokek yang ukurannya lebih besar harus langsung di pisahkan guna pertumbuhan tubuh merata dan tidak terjadi kompetisi makanan yang tidak seimbang atau bahkan kanibal. Untuk tokek betina yang masih kecil cegah jangan sampai kawin dahulu sebab bisa berdampak buruk bagi kesehatan tokek betina tersebut.

3. Media alas kandang atau Substrat

Media alas kandang yang baik untuk digunakan dalam kandang gecko adalah memakai pasir, untuk tokek dengan ukuran panjang 5-6 inch dan gecko yang sudah dewasa pasir adalah pilihan tepat. Pasir yang dipakai harus pasir yang telah bersih serta dengan ukuran yang cukup halus (0,5mm). Namun bagi gecko yang masih kecil dan belum memiliki panjang 5-6 inch sebaiknya jangan memakai media pasir sebab pasir dapat tertelan serta berdampak buruk bagi kesehatan tokek kecil. Untuk tokek yang masih berukuran kecil bisa memakai alas handuk atau kertas koran meskipun memiliki kekurangan yaitu kandang mesti lebih sering dibersihkan.

4. Suhu Kandang

Suhu kandang gecko mesti selalu dipantau dengan memakai termometer, batas maksimum suhu kandang adalah 90 derajat farenheit. Jangan memasang lampu pijar atau lampu uv dalam kandang tokek. Kandang tokek sebaiknya dalam kondisi gelap, mata tokek yang terkena sinar bisa menyebabkan tokek menjadi stress dan menyebabkan gecko tidak mau makan serta mati. Untuk pencahayaan bisa memakai lampur merah sebab gecko memiliki sifat tidak dapat melihat warna merah. Sebaiknya hindari meletakkan batu dalam kandang tokek sebab bisa menimbulkan panas yang berlebih dalam kandang tokek.

5. Shellter

Kandang tokek sebaiknya dilengkapi dengan shellter sebab gecko adalah hewan noktural yang lebih senang dalam kondisi gelap. Tokek memiliki kebiasaan hidup bersembunyi di bawah batu atau reruntuhan jadi sebaiknya kandang dilengkapi dengan pelindung dengan lubang yang cukup besar. Kandang Ternak Tokek dapat dilengkapi dengan beberapa shellter yang dapat dibuat dari kardus, kotak kecil atau kertas.

6. Pergantian Kulit Tokek

Layaknya reptil pada umumnya, tokek pun mengalami siklus ganti kulit. Frekuensi ganti kulit tergantung pada umur dan perkembangan tokek. Tokek ukuran kecil lebih sering ganti kulit dibandingkan tokek ukuran besar. Ganti kulit ini ditandai dengan warna kulit yang semakin pudar dan keputih putihan. Hal yang harus diperhatikan saat ganti kulit adalah kelembaban kandang dan kulit harus lepas dari badan tokek hingga sempurna. Kelembaban kandang tokek mesti lebih tinggi ketika ganti kulit. Ketika tokek ganti kulit bisa memakai media kotak stereoform.

6. Minuman

Walaupun gecko berasal dari lingkungan yang kering, kandang tokek tetap mesti dilengkapi dengan fasilitas air minum yang tersedia 2-3x perminggu. Di asalnya tokek mendapat asupan air dari mangsa yang di makan.

7. Makanan

Makanan yang disarankan untuk Ternak Tokek adalah jangkrik, ulat, cacing dan anak tikus yang masih berumur beberapa hari. Kaki kaki jangkrik sebaiknya di potong terlebih dahulu agar tidak bisa loncat dan melukai tokek saat memakannya, pemberian anak tikus mesti ekstra di perhatikan guna mencegah justru tikus yang mengigit tokek gecko anda.

 

Sumber Refferensi :

  1. PT SHEN HUANG INTERNATIONAL
  2. Ternak Tokek
  3. Budidaya Ternak Tokek

Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel