Makanan Tarantula

Reptil

User Rating: / 5
PoorBest 
Makanan Tarantula - 5.0 out of 5 based on 5 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Makanan Tarantula

Makanan Tarantula

Tarantula merupakan laba-laba yang besar dan berbulu, yang tergolong dalam famili Theraphosidae di mana terdapat sekitar 900 spesies yang telah dikenal pasti. Semua tarantula bisa mengeluarkan benang sutera untuk membuat jaring mereka. Kebanyakan tarantula berbahaya bagi manusia, namun setengah spesiesnya diketahui dalam perdagangan hewan eksotik sementara yang lain dijadikan sebagai makanan dan musuh yang harus di basmi. Tarantula bisa ditemukan di kawasan tropika dan padang pasir di seluruh dunia.

 

Makanan Tarantula


Sebagai binatang pemangsa, tarantula lebih menyukai makanan hidup di bandingkan makanan buatan. Seperti di habitat asalnya, tarantula memakan serangga dan antropoda lainnya. Biasanya mereka melakukan serangan mendadak untuk melumpuhkan mangsanya tersebut. Tarantula besar mampu memangsa hewan seperti cicak, tikus atau bahkan burung.

Sebagai hewan peliharaan, tarantula biasanya makan hewan kecil seperti ulat hongkong atau bisa juga jangkrik. Sebaiknya kombinasikan setiap harinya, jangan monoton setiap hari ulat hongkong saja atau setiap hari jangkrik saja. Ini untuk melengkapi gizi yang di butuhkan, dan juga untuk menghilangkan rasa bosan terhadap satu jenis pakan hewan.

Tarantula yang sudah lebih besar atau tarantula dewasa bisa kita berikan makanan selingan berupa anak tikus atau tikus putih. Namun harus di perhatikan, jangan memberikan tarantula makanan yang ukurannya lebih besar dari setengah ukuran tubuh tarantula tersebut. Jangan pula memberikan tarantula pakan hewan hasil tangkapan kita sendiri, di kawatirkan hewan tersebut sudah tercemar racun atau pestisida. Ini bisa mengakibatkan tarantula kita sakit, atau bahkan keracunan.

Tarantula juga Membutuhkan Air Sebagai Makanan Tarantula

Tarantula juga membutuhkan air, sebagaimana mahluk hidup pada umumnya. Oleh sebab itu kita juga mesti menyediakan air bagi mereka, cukup menempatkan air bersih dalam bekas tutup botol atau bekas tutup botol air mineral. Di kehidupan aslinya, tarantula memperolah air dari tetesan embun, udara yang lembab, air hujan, dan juga dari hewan yang mereka mangsa.

Kita juga bisa menggunakan teknik misting atau  moisting, yaitu menyiram air secara perlahan ke subtrat agar subtrat tetap basah (untuk jenis Terrestrial atau burrowers) namun tidak becek. Bisa juga air disemprotkan langsung ke jaringnya (untuk jenis Arboreal atau tree climbers) guna menimbulkan efek “embun” buatan.

Bersihkan Tempat makanan Tarantula

Setiap hari, di pagi hari semua sisa-sisa makanan (termasuk kotorannya) harus segera dibersihkan dari dalam kandang. Jangan sampai terjadi penyebaran penyakit dan jamur yang di sebabkan sisa makanan yang membusuk di dalam kandang. Penyakit, kutu, jamur dan organisme lain yang bisa membahayakan tarantula tersebut.

Ambil kembali umpan hidup sebab jika kita biarkan masih tetap berkeliaran di dalam kandang dapat mengganggu waktu istirahat atau jam tidur tarantula. Ini bisa membuat stres tarantula, sebab mereka adalah binatang nocturnal yang beraktivitas mencari makan di waktu malam.

Memelihara tarantula sebagai hewan eksotik memang menyenangkan, namun kita mesti juga memperhatikan kebutuhan tarantula tersebut. Seperti soal makanan tarantula di atas, dan tetap amankan tarantula anda dari jangkauan anak-anak.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel