Memilih Dokter Hewan Terpercaya

Penyakit Pada Hewan

User Rating: / 1
PoorBest 
Memilih Dokter Hewan Terpercaya - 5.0 out of 5 based on 1 vote

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

 

Memilih Dokter Hewan Terpercaya

cara memilih dokter hewan


Waduh, memilih dokter hewan tidak sama seperti memilih baju. Tapi ada beberapa poin yang harus anda perhatikan ketika berhadapan dengan para dokter ahli ini. Saya hanya sebagian dari beberapa penyayang kucing yang pernah menemui dokter yang saya rasa kurang sreg dan menyebabkan kucing semakin menderita. Dan saya tidak akan bilang oh dokter hewan di jalan anu bagus, atau oh, dokter hewan yang itu saya tahu, dia pernah buat mati kucing saya, atau oh, I met some fucking vets who talk to me like I'm some of shit! Soal itu anda bisa bahas di forum mengenai dokter hewan mana yang bagus.


Saya disini bukan untuk menghakimi para dokter ahli yang pro. Namun untuk memberi masukan pada para pecinta kucing mengenai poin umum yang harus mereka lihat dan mereka sadari disaat berhadapan dengan dokter hewan. Dan diharapkan dokter hewan bersama pegawai klinik juga membaca artikel ini demi peningkatan mutu mereka.

Disaat penyayang kucing sedang ada masalah dengan kucing atau saat kucing menghadapi musibah, hal pertama yang akan anda lakukan adalah melakukan pertolongan pertama, mencari klinik terdekat, menelpon klinik dokter, dan bersiap berangkat kesana. Tetapi, ada beberapa klinik yang bersikap sombong dan tidak mau tahu mengenai betapa pentingnya koneksi melalui telepon ini.

Contohnya, "Tolong, kucing saya ketusuk pinggir pagar rumah! Kalau saya kesana berapa biaya nya??" atau "Selamat siang, saya rencana ingin melakukan ronsen untuk kucing. Kira-kira di klinik ibu berapa biayanya untuk ronsen didada?". Tapi jawaban mereka adalah, "Mendingan ibu kesini aja deh. Maaf ya bu, disini lagi sibuk. Trek." She hang up the phone. Seharusnya mereka tahu bahwa pecinta kucing tidak semuanya "orang kaya" yang punya persia dan siam lalu memakaikan mereka pakaian penuh berlian.

Bagaimana jika penyayang kucing yang pas-pasan ketika tiba di klinik ternyata kekurangan uang, dan bahkan tidak diprioritaskan kalau kucingnya sedang siaga merah. Saya pun menelpon belasan klinik atau tempat praktek dokter hewan dengan berpura-pura menelpon dengan berbagai suara dan tingkat kebutuhan, HANYA 3 saja yang sangat membantu untuk pertolongan pertama dan pertanyaan penting. Bayangkan HANYA 3 TEMPAT SAJA!! Dan saya bersyukur klinik langganan saya tetap nomor satu keramahannya.

Mau membela diri dengan mengatakan, "Kami sedang sibuk dan tidak mungkin menjawab semua pertanyaan anda.". Memangnya penyayang kucing menelpon ingin mengobrol? Penyayang kucing menelpon ingin bertanya berapa biaya, siapa dokter yang sedang jaga, dimana alamatnya, dan apakah tempat prakteknya punya fasilitas untuk mendukung kesehatan kucingnya?? Cukup menjawab, SEKITAR nol-nol ribu rupiah, Drh. ABCDE sedang jaga, di jalan sanasini, dan ya kami punya mikroskop. Bukan untuk tanya harga lalu mereka jawab tidak tahu, masa' sih resepsionis tidak tahu harga kira-kira sekali pasien periksa? Pegawai baru ya?

Kita disini menulis bukan untuk berpikir mengenai kenyamanan pribadi harus diperlakukan baik dan lembut, penyayang kucing yang kucingnya butuh bantuan dokter hewan juga butuh bantuan moral. Pelayanan yang buruk hanya akan membuat kami pindah ke dokter hewan lain. Berikan sikap ramah dan jangan bicara seperti mendiskriminasikan.

Cara terbaik kedua adalah menemui langsung dokter hewannya. Forget the receptionist, he/she will get the complaint soon or later.

Bicaralah dengan tenang, santai, dan kasual. Kepanikan berlebih tidak akan merubah apapun. Berusahalah tegar. Jelaskan dengan singkat dan jelas pada dokter hewan mengenai masalah kucing anda. Bila kucing punya kopi catatan kesehatan dari klinik lain atau anda punya hasil ronsen yang membantu, anda bisa membawanya.

PERHATIKAN cara dokter mendiagnosa kucing anda diatas meja atau tempat pemeriksaan. Apakah dokter hewan bersikap lembut pada kucing? Apakah dokter hewan terlihat bersahabat dengan kucing? Apakah dalam pemeriksaan fisik kucing, dokter perlahan meraba tubuhnya. Apakah dokter berkonsentrasi penuh dalam pemeriksaan dan tidak seperti terburu-buru atau seperti banyak pikiran dan kebingungan?

Karena akibat dari hubungan anda dan dokter hewan bisa sampai jangka panjang, dimana bila anda senang dengan cara pelayanan dan cara dokter memeriksa kucing, anda akan menjadikan klinik itu tempat untuk memeriksa kucing secara rutin selanjutnya, hubungan dengan dokter dan staff klinik harus terjalin dengan baik.

Lakukan pertanyaan terbuka. Cara ini lebih baik dari pada anda memburunya dengan pertanyaan tiada henti.

Memilih klinik.
Seharusnya ini ada di nomor satu, namun karena anda hanya bisa tahu ketika anda sudah tiba di klinik dan menghadapi para staff bersama dokternya, saya menaruhnya di poin nomor lima. Kecuali klinik yang menyediakan fasilitas website dimana calon pasien bisa melihat dan berpikir sendiri apakah klinik anda itu yang terbaik untuk kucing mereka.

Cara untuk tahu klinik yang cocok dengan anda bisa melalui pertanyaan ini yang bisa mereka jawab melalui website mereka, brochure, advertising, atau jawaban langsung mereka. Yaitu:

 

  1. Ada berapa dokter hewan yang praktek disana dan berapa jumlah staff yang klinik punya? Lalu ada berapa orang yang bisa menjawab telepon disana?
  2. Apakah saya bisa menelpon klinik ketika gawat darurat seperti di tengah malam? Apakah dokter hewan bisa di panggil kerumah saya? Bagaimana dengan hari libur atau tanggal merah?
  3. Bolehkah saya meminta kopi dari hasil laboratorium?
  4. Apakah klinik punya dokter jaga untuk kucing yang di rawat inap dan dalam masa penyembuhan? Apakah dokter jaga tersebut kompeten?
  5. Apakah klinik anda terdaftar?
  6. Apakah klinik memiliki perlengkapan kedokteran dan peralatan penting yang menunjang untuk dilakukannya operasi pembedahan?
  7. Dan pertanyaan lainnya yang akan saya masukkan kembali untuk update.


Selalu cari dokter hewan yang peduli dengan kucing. Bila ada dokter hewan yang mengatakan satu kalimat saja yang di hati anda berpikir dokter ini seperti tidak peduli kucing, lebih baik jangan meminta jasanya lagi dan pilih dokter hewan lain. Kenapa? Kucing saya sudah pernah ditawari untuk dilakukan bayi tabung, sudah pernah ditawari untuk pensterilan, dan itu tidak apa-apa karena sangat wajar.

Namun ada dokter hewan yang menyarankan saya untuk mengoperasi kukunya hanya karena dia melihat tangan saya ada beberapa bekas cakaran. Sudah pelayanannya nggak enak, kini dokternya pula yang seperti itu. My god. Kabur lagi deh saya mencari klinik atau tempat praktek yang lebih manusiawi.

Jadikan dokter hewan yang kita percaya sebagai tempat profesional untuk menjaga kesehatan, pengobatan, dan kesembuhan kucing tersayang.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel