5 Penyakit Kucing Paling Berbahaya

Kucing

User Rating: / 2
PoorBest 
5 Penyakit Kucing Paling Berbahaya - 5.0 out of 5 based on 2 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

5 Penyakit Kucing Paling Berbahaya

5 Penyakit Kucing Paling Berbahaya
Menurut Humane Society dari Amerika Serikat, terdapat lebih dari 70 juta kucing liar yang hidup berkeliaran di jalanan. Karena kucing liar sering kai membawa penyakit berbahaya, hal terbaik yang bisa kita lakukan guna melindungi kucing peliharaan kita terhadap penyakit serius adalah untuk tetap menjaganya di dalam ruangan atau rumah.

 


Dengan tinggal di dalam rumah, kemungkinan kucing kita akan bertarung dengan hewan lain dan juga risiko mendapatkan penyebaran penyakit melalui luka akan semakin berkurang. Kita juga akan menjauhkan kucing kesayangan kita dari infeksi parasit menyebar, termasuk kutu dan tugau, dan juga mencegah gagal ginjal yang dapat datang sebagai akibat dari menelan zat beracun seperti antibeku.

Kucing yang biasa berkeiaran diluar ruangan dan mereka yang tinggal di rumah banyak-kucing mempunyai risiko tertinggi penyakit. Namun, kucing dalam ruangan bisa sakit juga. Kabar baik tentang penyakit kucing yang paling mudah dicegah, berita buruknya adalah bahwa sesudah kucing kita mengkontraksi penyakit, itu bisa sangat sulit untuk diobati.

Ini juga penting untuk diingat bahwa bahkan penyakit ringan bisa menyebabkan masalah kesehatan serius. Tetapi beberapa penyakit kucing lebih berbahaya daripada yang lain. Ke 5 Penyakit Kucing Paling Berbahaya tersebut adalah

 

  1. Leukemia (Virus Feline Leukemia)
  2. Imunitas (Feline Immunodeficiency Virus)
  3. Penyakit Ginjal / Gagal Ginjal
  4. Panleukopenia Feline (Distemper Feline)
  5. Rabies (Rabies Feline)


Kita mesti mewaspadai ke 5 Penyakit Kucing Paling Berbahaya ini, mengobati penyakit penyakit tersebut sangatlah sulit. Mencegah lebih baik dari pada mengobati.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel