Katak Dan Kodok

katak

User Rating: / 2
PoorBest 
Katak Dan Kodok - 5.0 out of 5 based on 2 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

 

Katak Dan Kodok

Katak dan Kodok

Katak dan kodok biasanya dianggap hewan yang sama, padahal katak dan kodok merupakan hewan yang berbeda. Katak alias Bangkong ( Toad ) dan Kodok (Frog ) merupakan hewan amfibia dan termasuk reptil yang paling dikenal dimasyarakat Indonesia. Katak dan Kodok biasanya sangat disukai oleh anak-anak karena berbentuk lucu, tidak menggigit, sering melompat dan tidak berbahaya. Tapi orang dewasa biasanya kerap merasa jijik dan takut walaupun sebenarnya tanpa alasan yang jelas.

 

Perbedaan Katak dan Kodok

Katak mempunyai kaki belakang yang lebih pendek, hal ini menyebabkan katak  kurang pandai melompat jauh. Jarak lompatannya lebih pendek dari kodok. Hal lain yang membedakan katak adalah katak berkulit kasar dan berbintil-bintil hingga berbingkul-bingkul dan juga kerap kali kulitnya kering. Sedangkan kodok memiliki tubuh gempal, pendek dan kurus. Mempunyai punggung agak bungkuk dan berkaki empat serta tak berekor (anura), kulit yang dimiliki kodok biasanya lebih halus, lembab dan licin serta mempunyai kaki belakang yang panjang. Walau begitu kedua istilah katak dan kodok sering kali tertukar penggunaannya.

 

Katak dan kodok memiliki sebaran habitat yang sama dan hidup menyebar dengan luas, utamanya di daerah tropis yang memiliki hawa panas. Semakin dingin tempatnya, seperti di atas gunung dan di daerah bermusim empat, jumlah jenis kodok cenderung akan semakin sedikit. Penyebabnya adalah karena katak termasuk hewan berdarah dingin, katak membutuhkan panas dari lingkungannya guna mempertahankan hidupnya serta menjaga metabolisme tubuhnya.

 

Katak dan kodok bisa di jumpai mulai dari hutan rimba, padang pasir, tepi - tepi sungai dan rawa, perkebunan serta sawah, sampai ke lingkungan tempat pemukiman manusia. Bangkong kolong misalnya, adalah salah satu jenis katak yang kerap dijumpai di pojok-pojok rumah dan di balik pot di halaman. Katak pohon menghuni pohon - pohon rendah serta semak senak belukar, utamanya ada  di sekitar saluran air atau kolam.

 

Baik katak maupun kodok memangsa aneka jenis serangga yang jumpainya. Katak dan Kodok kerap jumpai berkerumun di bawah cahaya lampu jalan atau taman, menangkapi serangga kecil  yang tertarik oleh cahaya lampu tersebut.

 

Katak dan kodok juga merupakan mangsa bagi pelbagai jenis makhluk yang lain seperti ular, kadal, burung seperti bangau dan elang, garangan, linsang, dan pemangsa paling modernnya yaitu manusia.

 

Katak dan kodok membela diri dengan melompat jauh, mengeluarkan lendir atau racun dari kelenjar di kulitnya juga ada yang menghasilkan semacam lendir pekat yang lengket. Hingga mulut pemangsanya akan melekat erat dan sulit dibuka. Air seni beberap jenis katak juga ada yang mengandung racun dan dapat menyebabkan kabutaan pada mata. Katak beracun biasanya memiliki kulit licin, berwarna terang mengancam.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel