Penyakit Umum Pada Ikan

ikan hias

User Rating: / 5
PoorBest 
Penyakit Umum Pada Ikan - 5.0 out of 5 based on 5 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Penyakit Umum Pada Ikan

Penyakit Umum Pada Ikan,Penyakit  Pada Ikan,Penyakit Ikan,penyakit ikan Nonparasiter,Penyakit Ikan Edward Siella,Penyakit Ikan Lernae, Penyakit Kutu Ikan,Penyakit Ikan Bintik Putih,Penyakit Ikan Penducle

Seperti juga hewan lainnya, ikan juga rentan terhadap penyakit dan gangguan kesehatan lainnya.  Penyakit pada ikan dibagi menurut cara penyebarannya. Yaitu penyakit Parasiter dan  Nonparasiter. Penyakit ikan parasiter di tularkan oleh mikro organisme atau makhluk hidup lain  seperti bakteri, virus, maupun makhluk hidup lain yang menyerang ikan. Sedangkan penyakit  ikan Nonparasiter di sebabkan oleh faktor lain seperti dis-efisiensi gizi, kondisi lingkungan dan  lainnya.

 

 

A. Penyakit Pada Ikan Parasiter

1. Penyakit Ikan Penducle

Penyakit ikan penducle biasanya akan muncul saat suhu air turun hingga 16 derajat Celcius, di  suhu rendah ini bakteri Flexibacter Psychrophilus sangat gampang menyerang dan menginfeksi  ikan hias. Suhu yang rendah juga menyebabkan ikan menjadi malas bergerak dan malas makan  sehingga stamina dan kondisi tubuh ikan menurun. Kondisi ini akan mempermudah bakteri  Flexibacter Psychrophilus ikan, tanda serangan penyakit ini biasanya akan muncul gejala ikan  malas makan, ikan menjadi lemas, muncul luka dan memproduksi lendir secara berlebihan.

Pengobatan pada penyakit ini adalah dengan cara merendam ikan hias seperti arwana dalam  larutan oxytetracycline 10 ppm selama 30 menit (100 mg/liter), stabilkan juga suhu air  menggunakan pemanas atau heater.

2. Penyakit Ikan Bintik Putih

Penyakit bintik putih ini di sebabkan oleh Protozoa incthyrius multifilis, infeksi Protozoa  incthyrius multifilis ini disebabkan suhu air yang terlalu rendah, kualitas air yang buruk dan  pakan ikan yang jelek. Gejala yang di timbulkan pada ikan, ikan akan sulit bernafas, gerakan  lamban, sering menggosokan badan pada dinding akuarium serta muncul bintik putih pada  insang dan sirup. Pencegahan adalah cara terbaik dengan cara menjaga kualitas air tetap bersih,  peralatan yang terjaga kebersihannya dan mempertahankan suhu air agar tidak kurang dari 28  derajat Celcius.

3. Penyakit Kutu Ikan

Penyakit kutu ikan disebabkan oleh sejenis udang renik yang menjadi parasit dan menyerang  insang, kulit dan sirip. Parasit udang renik ini bernama Argulus yang menghisap darah ikan  sehingga ikan menjadi lemas, malas makan, kurus serta timbul luka kecil dan bercak bercak merah  pada kulit ikan. Pengobatan penyakit ini bisa di lakukan dengan cara mencelupkan ikan pada  larutan garam dengan perbandingan 20 gram/liter air selama 5 menit.

4. Penyakit Ikan Lernae

Penyakit lernae ini juga disebabkan oleh sejenis udang renik yang menjadi parasit dan  menginfeksi tutup insang, sirip dan mata. Parasit udang renik larnae ini menghisap nutrisi pada  tubuh ikan serta mengganggu sistem pernapasan dan penglihatan ikan. Pengobatan penyakit  lernae dengan cara merendam arwana ke dalam 250 cc formalin yang di cairkan dalam 1 meter  kubik air bersih. Perendaman dilakukan selama 10 menit sebanyak 3 kali sehari, selain itu parasit  yang menempel pada tubuh ikan di buang dengan cara di gunting dengan sangat hati hati agar  tidak menyebabkan luka.

5. Penyakit Ikan Edward Siella

Penyakit edward siella merupakan penyakit bisul pada kulit ikan. Penyebabnya adalah infeksi  oleh bakteri Edward Siella yang menyerang saat kualitas air menurun. Gejala awalnya adalah  terlihat luka kecil di kulitnya disertai pendarahan, kemudian berubah menjadi bisul bernanah.  Bisul juga dapat menyebar dan menyebabkan luka pada hati dan ginjal. Pengobatan yang lajim di  lakukan adalah dengan mencampur Sulfaminazine ke dalam makanan ikan, dengan dosis 100 - 200  mg/1kg berat ikan.

B. Penyakit Pada Ikan NonParasiter

Yang termasuk dalam penyakit ikan Nonparasiter yaitu yang disebabkan oleh faktor keturunan  (Genetik), dis-efisien gizi serta penyakit yang di sebakan oleh kualitas air yang buruk. Kualitas air yang buruk seperti rendahnya derajat keasaman, kontaminasi air oleh bahan beracun atau kimia,  minimnya ketersediaan oksigen dalam air, banyaknya kotoran dalam air bekas kotoran ikan atau  pakan dan lain sebagainnya. Gejalanya adalah perkembangan ikan melambat, kurang nafsu  makan, tampak selalu ketakutan dan stres, tutup insan selalu terbuka atau melengkung serta  bentuk tubuh tidak sempurna. Perlakuan terhadap penyakit ini lebih baik melakukan pencegahan  daripada mengobati. Dengan menjaga kualitas air dan pemberian pakan ikan yang tepat dapat  meminimalisil terjadinya gangguan kesehatan seperti ini.

 

Semua Penyakit pada ikan umumnya dapat di cegah dengan cara menjaga kebersihan akuarium,  kualitas air, peralatan dan pemberian makanan yang tepat. Penyakit ini dapat menyerang pada  hampir seluruh jenis ikan termasuk ikan arwana, ikan badut, ikan KOI dan ikan lainnya baik hias  ataupun bukan.

Daftar Pustaka

  1. http://en.wikipedia.org/wiki/Fish_disease
  2. Tuti Sitanggang; 10 Hewan Peliharaan paling digemari - Cahya Utama
  3. Penyakit Pada Ikan Deptan RI
  4. Penyakit Pada Ikan

Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel