Cara Merawat Akuarium Air Laut

ikan hias

User Rating: / 8
PoorBest 
Cara Merawat Akuarium Air Laut - 4.5 out of 5 based on 8 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Cara Merawat Akuarium Air Laut

Cara Merawat  Akuarium Air Laut

Memiliki sebuah akuarium air laut yang berisikan terumbu karang indah dan berbagai ikan cantik merupakan impian setiap pehobies. Namun memelihara ikan laut ditambah lagi dengan terumbu karangnya bukan hal mudah, ikan laut dan terumbu karang sangat sensitif terhadap lingkungannya seperti kualitas air maupun sesama penghuni akuarium. Namun dengan pengetahuan cara merawat akuarium air laut yang cukup keindahan laut dan penghuninya bisa kita pindahkan kerumah kita.

 

 

Sebetulnya ada beberapa kiat sederhana dalam merawat akuarium air laut agar ikan dan terumbu karang dapat hidup dengan sehat dan indah di pandang mata. Berikut cara merawat ikan dan terumbu karang dalam akuarium air laut.

 

1. Air dalam akuarium mesti sering di ganti.

Air di ganti sebanyak 20% setiap 2 minggu sekali, 50% setiap sebulan sekali. Gunakan air laut untuk mengganti air akuarium air laut, sedangkan untuk menambah air akuarium air laut yang menguap digunakan air tawar yang telah di aklamasi karena yang menguap hanya air saja sedangkan garamnya tertinggal di akuarium.

 

2. Selalu cek pH dan Kadar Garam

Ikan hias air laut dan terumbu karang membutuhkan pH dan kadar garam yang sesuai. pH dapat di dicek menggunakan kertas lakmus atau pH meter, bila terlalu rendah dapat di tambahkan obat Kalkwasser. Kadar garam bisa di cek dengan Hydrometer, kadar garam yang normal ada di penunjuk hydrometer.

 

3. Pakai Protein Skimmer.

Protein Skimmer merupakan alat yang paling penting dalam menjaga kualitas air laut. Harganya sekitar Rp 250.000-an.

 

4. Gunakan Karang Hidup

Pakai "Karang Hidup" sebanyak mungkin guna menjaga kualitas air secara alami. Karang Hidup merupakan karang yang ada banyak bagiannya berwarna ungu. Pakai minimal 1/3 dari volume akuariumnya, harganya sekitar Rp 20.000-an per batu.

 

5. Pakai Tumbuhan Air

Tumbuhan air bisa digunakan untuk menjaga kualitas air dan mempercantik penampilan. Tumbuhan air yang bisa digunakan seperti Rumput Asam (Caulerpa Sertularioides), Rumput Jarum (Chaetomorpha) atau Anggur Hijau. Tumbuhan air ini bisa mengurangi kadar Nitrat secara signifikan serta membuat air lebih menyenangkan buat ikan.

 

6. Cek Suhu Air

Suhu air dalam akuarium mesti selalu dicek, gunakan termometer digital yang dipasang langsung di akuarium dan setel alarm bila suhu terlalu tinggi atau terlalu rendah. Suhu air akuarium air laut terbaik adalah 28 derajat Celcius untuk ikan dibawah, dan 25 Celcius untuk terumbu karang.

 

7. Jangan Langsung Memasukan Ikan

Jangan pernah langsung memasukkan ikan hias ke dalam akuarium yang baru di-setup. Supaya kondisi akuarium menyerupai aslinya maka mesti dibuat ”Siklus Nitrogen”, air akuarium yang bersirkulasi akan menumbuhkan bakteri-bakteri pendukung kehidupan laut (aerob dan anaerob). Bakteri ini baru muncul sekitar 4 minggu. Untuk akuarium baru bisa di cek dengan memasukan ikan betok hijau terlebih dahulu.

 

8. Aklamasi terlebih dahulu ikan yang baru dibeli

Ikan hias yang baru dibeli dalam kantung plastik mesti disesuaikan dulu suhunya dengan suhu akuarium. Ambangkan ikan masih dalam plastiknya di akuarium selama 20 menit, sesudah itu buka plastiknya, masukkan sedikit air akurium ke plastik ikan baru, diamkan lagi selama 10 menit. Sesudah itu, ikan bisa dimasukkan ke akuarium. Matikan dulu lampunya supaya ikan tidak stress.

 

9. Batasi Ikan

Ikan yang terlalu banyak bisa membuat ikan gampang stress dan mati, pemberian makan mesti banyak dan air cepat kotor. Ikan yang banyak akan merepotkan dalam perawatan, apalagi bila jenisnya berbeda beda. Pilih saja beberapa ikan yang paling disukai.

 

10. Isi Dengan Ikan Kecil

Bila kita mengisi akuarium air laut dengan ikan hias kecil, akuarium bisa terlihat lebih luas. Jika diisi dengan ikan hias besar, akuarium akan terlihat lebih sempit.

 

11. Pemberian Makan 1 Kali Sehari

Pada ikan laut, lebih baik kurang daripada lebih. 1 kali saja sudah cukup, makanan yang berlebihan dapat menurunkan kualitas air laut dalam akuarium air laut.

 

12. Pelihara Ikan Jabing

Guna menghilangkan lumut yang tumbuh di pasir akuarium, bisa kita pelihara 1 ekor ikan jabing kecil. Ikan jambing (lawnmower blenny) bisa membersihkan dasar pasir dari lumut kecoklatan sebab ikan jabing senang memakan lumuttersebut. Ikan jabing saat ini populer di kalangan hobies sebab mempunyai tingkah yang unik dan menarik. Pilih saja yang kecil, sebab kalau besar dapat membuat pasir berantakan.

 

13. Pelihara Udang Pelet 5 Ekor (Lysmata amboinensis)

Udang pelet ini sangat bermanfaat sebab senang memakan bakteri Whitespot (bintik putih) yang sering muncul pada ikan.

 

Cara merawat ikan laut lebih sulit dibanding dengan memelihara ikan air tawar, apalagi jika di dalamnya kita isi dengan terumbu karang hidup. Namun bila kita bisa melakukannya, keindahan yang di dapat sangat pantas dengan apa yang kita lakukan. Cintailah hewan peliharaan kita sebagaimana kita mencintai keluarga kita sendiri.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel