Musang Air

Binatang

User Rating: / 3
PoorBest 
Musang Air - 3.7 out of 5 based on 3 votes

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Musang Air

Musang Air

Musang air merupakan sejenis musang semi akuatik yang bisa di temukan di hutan, utamanya di dataran rendah, daerah dekat sungai, atau lahan rawa di Semenanjung Thailand hingga Malaya, Sumatera, dan Kalimantan. Musang air lainnya, terdapat di Vietnam utara yang bersebelahan di Thailand dan Yunnan, Cina. Musang air dari spesies terakhir ini sering dianggap sebagai spesies yang terpisah, yang disebut dengan musang lowe (Lowe's Otter, C. lowei) yang dalam hal ini nama umum dari C. bennettii kemudian dimodifikasi menjadi musang air sunda (Sunda Otter Civet), sebagai referensi atas distribusinya yang sepenuhnya di Paparan Sunda - Jawa Barat.

 

 

Musang air (Cynogale bennettii) mempunyai beberapa bentuk adaptasi pada habitatnya, diantaranya mulut yang lebar dan kaki berselaput dengan alas kaki telanjang serta cakar yang panjang. Moncong musang air berbentuk panjang serta mempunyai banyak kumis yang panjang pula. Musang air mempunyai ukuran tubuh yang hampir mirip dengan berang berang. Musang air dewasa memiliki berat sekitar 3-5 kg.

 

Musang air merupakan binatang nokturnal atau binatang yang aktif di malam hari yang mendapatkan makanannya di air seperti ikan, kepiting, dan moluska air tawar. Musang air juga bisa memanjat pohon hingga bisa memangsa burung serta buah buahan. Mengingat kelangkaan dan kebiasaannya yang senang bersembunyi, hewan ini termasuk kategori spesies-spesies yang kurang dipelajari.

 

Walaupun jumlah populasi pastinya tidak di ketahui, namun musang air sudah masuk binatang langka serta dilindungi di Indonesia berdasarkan PP No. 7 Tahun 1999. Oleh IUCN Redlist musang air dikategorikan dalam status konservasi “endangered” atau “terancam punah” sejak tahun 1996. Dan oleh CITES didaftar dalam Apendiks II. Kelangkaan musang air di sebabkan oleh hancurnya habitat asli akibat penggundulan hutan, alih fungsi hutan, pencemaran air serta rusaknya Daerah Aliran Sungai. Dalam 15 tahun terakhir ini IUCN memperkirakan penurunan habitat sampai labih dari 50%.

 

Walaupun musang air adalah hewan langka serta dilindungi di Indonesia dan dunia. Namun dibeberapa daerah di Sumatera, musang air sering dianggap sebagai hama oleh manusia yang sering memakan ikan pada kolam kolam penduduk. Saat ini banyak pehobies musang yang memelihara musang air sebagai binatang peliharaan mereka walaupun ini bisa di kategorikan ilegal, namun karena kecantikan dan kelincahannya banyak yang tetap memelihara musang air dan beberapa pehobies sudah berhasil membiakaannya dengan cara merawat musang yang baik.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel