Cara Merawat Ayam Kalkun

Ayam

User Rating: / 1
PoorBest 
Cara Merawat Ayam Kalkun - 5.0 out of 5 based on 1 vote

Pastikan anda Like Hewan Kesayangan di Facebook untuk mendapat update cara merawat Hewan Kesayangan anda. Silahkan Login untuk merating artikel.

Cara Merawat Ayam Kalkun

Ayam kalkun, kalkun atau burung kalkun termasuk kedalam satwa ornitologi atau unggas yang eksotik. Terutama pada ayam kalkun jantan yang sangat indah dilihat dari bulu-bulunya yang berwarna-warni, apalagi saat bagian ekor sedang mengembang. Inilah yang membuat banyak pecinta ayam memilih ayam kalkun sebagai peliharaan mereka.

cara merawat ayam kalkun

Ayam kalkun diberi nama yang mencerminkan nama negeri asal ayam kalun tersebut, dan juga  terlihat kebingungan orang zaman dahulu tentang negara asal kalkun. Pada saat itu, orang zaman dahulu suka memberi nama binatang dengan nama-nama tempat yang jauh serta eksotis agar dapat dijual mahal.

 

Cara Merawat Ayam Kalkun:

cara memelihara ayam kalkun


Perawatan dasar (basic care) :

Perawatan dasar merupakan perawatan yang kita lakukan kepada anakan ayam kalkun yang baru berusia 0 hari - 1,5 bulan. Dalam perawatan dasar ini, ada beberapa hal yang mesti kita perhatikan yakni warming lamp, atau lebih dikenal juga dengan sebutan lampu pemanas suhu kandang ayam kalkun.

Ayam kalkun yang berusia kurang dari 1,5 bulan umumnya membutuhkan suhu diatas 30-45 oC,  keadaan ini dimaksudkan supaya anakan ayam kalkun mendapatkan suhu yang hangat seperti saat dierami oleh induknya.

Proses pemberian makan atau Feeding harus juga kita perhatikan, ayam kalukn dengan usia 0-20 hari mesti diberi makan khusus atau biasa disebut BR-1 yang memiliki kandungan nutrisi yang sesuai. BR-1 maupun bekatul diberikan dengan campuran air panas yang ditambahi sawi maupun sayuran yang dipotong secara chopping, setelah itu diaduk hingga menjadi satu adonan. Pastikan juga kandang anakan ayam kalkun ini berukuran rapat supaya terhindar dari gangguan hewan lain seperti kucing, tikus, dll


Perawatan menengah (Medium care)

Pada perawatan tahap menengah, anakan kalkun telah mencapai usia lebih dari 1,5 bulan sampai 6 bulan. Secara fisologis, anakan kalkun yang telah memasuki masa remaja umumnya akan terlihat perbedaan jenis kelaminnya. Pemberian Warming lamp sudah tidak diperlukan lagi dan harus disiapkan kandang yang lebih luas supaya ayam dapat bergerak secara bebas.

Ayam kalkun pada usia ini sudah bisa dibiarkan bebas diluar kandang dengan catatan jauhkan benda-benda kecil berbahaya seperti karet gelang, peniti, silet maupun benda-benda kecil lainnya yang berceceran sebab benda-benda ini akan dimakan hingga menyebabkan ayam kalkun akan sakit. Pemberian makan masih sama dengan yang diberikan dalam metode diatas, yaitu membuat adonan yang dijelaskan pada perawatan dasar.


Perawatan Lanjutan (advanced care)

Saat burung kalkun telah memasuki usia lebih dari 6 bulan, perbedaan jenis kelamin ayam kalkun telah nampak terlihat jelas jantan dan betinanya. Begitu juga dengan libido sex mereka akan tampak jelas. Di usia ini, pisahkan ayam kalkun jantan dari kalkun pejantan lainnya supaya terhindari perkelahian sesama pejantan. Jika ayam kalkun betina sudah tampak merunduk-runduk, maka kalkun tersebut telah siap untuk kawin dan juga sebentar lagi akan betelur. Di usia inilah ayam kalkun akan mengawali masa reproduksi. Ayam kalkun dengan umur sekitar 8 bulan sudah dapat mencapai bobot 7 kg - 8 kg jika faktor gizinya diperhatikan.


Cara merawat ayam kalkun tidaklah terlalu sulit, malah hampir mirip dengan cara memelihara ayam kampung biasa. Kita bisa mengeluarkannya dari kandang jika sudah berusia 1,5 bulan.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel